Saat memasuki Airport Sultan Hassanudin saya sangat kaget melihat dari kejauhan seorang sahabat lama saat masih bekerja di Bank Niaga, namanya Sammuel Zakka (kami lebih sering memanggilnya "SAMMY"). Sammy sedang bersama istri mempersiapkan penerbangan mereka.
Sebagai sahabat lama, saya melihat Sammy masih tetap bersahaja seperti sejak dulu kami kenal, ramah, baik, sangat santun dan dalam berpenampilan selalu rapi, necis dan profesional.
Tetapi secara pekerjaan, Sammy kimi sudah berubah.
Sekarang Sammy sudah menjadi pelayan di ladang Tuhan, Sammy sekarang sudah menjadi seorang pendeta, tepatnya Bapak Pendeta Sammuel Zakka, sebuah keputusan besar yang tidak mudah, meninggalkan karir bankir di bank yang sangat besar dan menjanjikan sebuah perjalanan profesional yg sangat baik. Dan saat bertemu di airport itu, ternyata Sammy baru tiba dari pelayanan di Tanah Toraja dan akan melanjutkan penerbangan pulang ke kota kediamannya di Kendari.
Inilah yang disebutkan panggilan hidup (calling), pada akhirnya kita akan menuju dan mengikuti panggilan hati kita. Sammy sungguh telah mengikuti panggilan jiwanya dan panggilan Tuhan.
Karena penerbangan kami masih menunggu kira kira 30 menit lagi, kami melanjutkan berbincang bincang di executive lounge, saat itu saya sempatkan bertanya apa yg Sammy rasakan di pekerjaan saat ini. Sammy menjawab.... saya sangat bahagia, saya happy, apalagi dengan pengalaman bekerja di bank, Sammy menjadi sangat mudah berkomunikasi saat melayani para pelaku pelaku bisnis, dan akhir akhir ini Sammy banyak diundang untuk melayani para pengusaha, lintas kota, lintas provinsi, bahkan lintas negara, dalam waktu dekat Sammy akan berangkat ke Korea untuk melayani ibadah dengan para pelaku bisnis, luaaaar biasaa, pekerjaan di ladang Tuhan mengantar Sammy ke berbagai tempat yang bahkan belum sempat dijalani Sammy selama masa kerjanya di bank.
Terima kasih Sammy, jalan hidupmu telah menjadi pencerahan bagi saya, bahwa pada akhirnya kita akan mengikuti kata hati kita, seberat apapun kita akan meninggalkan profesi lama kita.
Selamat melayani Sahabatku,
Tuhan menguatkan dan menjagamu, kemanapun melayani.
Perjalanan di udara, Makassar ke Jakarta
7 Desember 2013.

No comments:
Post a Comment